banner 728x90

Wali Kota Metro: Pancasila Harus Hadir dalam Kebijakan dan Pembangunan

banner 120x600
banner 468x60

INSPIRASI RAKYAT, Kota Metro – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar menjadi hafalan, simbol, maupun seremoni tahunan. Nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam setiap kebijakan pemerintah dan pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bambang saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Wisma Haji Al-Khairiyah, Kamis (1/10/2026).

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Menurut Bambang, tema tersebut menegaskan bahwa persatuan bukan sekadar tujuan, tetapi juga menjadi kekuatan dan jalan bersama untuk mewujudkan kehidupan berbangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Persatuan bukan hanya tujuan akhir, tetapi menjadi jalan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Bambang.

Ia menilai tantangan dalam menjaga persatuan bangsa saat ini semakin kompleks, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan ruang digital. Kecepatan arus informasi, kata dia, harus diimbangi dengan sikap bijak dan bertanggung jawab.

Hoaks, ujaran kebencian, serta informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
“Ancaman terhadap persatuan kita kini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” tegasnya.

Bambang menekankan, nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan dan pembangunan di Kota Metro. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus tercermin dalam penyelenggaraan pemerintahan, perumusan kebijakan, hingga pelayanan publik.

“Artinya, pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus menghadirkan pemerataan dan kesejahteraan. Pembangunan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kota Metro tidak cukup diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Kemajuan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kehidupan sosial, serta terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, momentum Hari Kesaktian Pancasila diharapkan menjadi pengingat bagi aparatur pemerintah dan seluruh masyarakat untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kerja nyata.
Setiap kebijakan pemerintah, lanjutnya, harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sementara semangat gotong royong, kebersamaan, dan persatuan harus terus diperkuat di tengah perubahan zaman.

“Pembangunan harus mampu mendorong kemajuan ekonomi sekaligus memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Dengan demikian, kemajuan Kota Metro diharapkan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga tercermin melalui meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat yang adil, sejahtera, dan harmonis. (Red)

banner 325x300
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90