Inspirasirakyat.com, KOTA METRO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H. mendorong seluruh kepala sekolah dan guru SMA/SMK, termasuk di Kota Metro, untuk terus memperkuat mutu dan kualitas pembelajaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan.
Pesan tersebut disampaikan Thomas Amirico saat dimintai tanggapan oleh inspirasirakyat.com mengenai langkah yang perlu dilakukan satuan pendidikan agar kualitas lulusan semakin baik dan memiliki peluang lebih besar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN), Selasa (8/9/2026).
Menurut Thomas, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah. Karena itu, sekolah perlu memastikan pembelajaran tidak sekadar memenuhi target administratif, tetapi benar-benar berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik.
“Iya, harus meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas pembelajaran,” ujar Thomas.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan antara kepala sekolah dan guru. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh unsur di sekolah.
“Kemudian kepala sekolah dan guru mesti kompak meningkatkan kompetensi, dengan cara membangun komunitas belajar dan hari belajar guru,” katanya.
Thomas menilai penguatan kompetensi guru menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru dituntut terus mengembangkan kemampuan dan memperbarui metode pembelajaran agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik serta perkembangan pendidikan.
Komunitas belajar di lingkungan sekolah, lanjutnya, dapat menjadi ruang bagi kepala sekolah dan guru untuk saling berbagi pengalaman, mengevaluasi proses pembelajaran, serta mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam kegiatan belajar mengajar.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang secara konsisten mendorong peningkatan kualitas siswa. Bagi SMA/SMK di Kota Metro, penguatan mutu pembelajaran juga menjadi penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi negeri.
Selain kemampuan akademik, siswa membutuhkan proses pembelajaran yang mampu membangun kompetensi, karakter, kemandirian, serta kesiapan menghadapi seleksi pendidikan tinggi.
Pesan Kadisdik Lampung tersebut sekaligus menegaskan bahwa peningkatan angka kelulusan semata tidak cukup menjadi ukuran keberhasilan sekolah.
Tantangan berikutnya adalah memastikan lulusan memiliki kompetensi dan daya saing untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Dengan demikian, kepala sekolah dan guru dituntut tidak berhenti pada rutinitas pembelajaran, tetapi terus melakukan evaluasi dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.(Red)



















