DaerahEkonomi

Ngbuburit Asyik di Bazar Ramadhan Tanjungpinang

Tanjungpinang – Ngabuburit asyik. Ngabuburit yang biasa identik dengan bulan Ramadhan ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang ketika menunggu atau menghabiskan waktu hingga menjelang waktu Adzan Maghrib datang, atau biasa disebut menunggu waktu berbuka puasa. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan ketika ngabuburit seperti jalan-jalan, mengaji bersama di mesjid, dan lain-lainnya. Itu mengapa sore hari banyak orang jalan-jalan sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Banyak tempat ngabuburit asyik di Tanjungpinang. salah satunya adalah Bazar Ramadhan yang bertempatan di jalan Raja Aji Haji Fisabililah, tepatnya depan kantor samsat batu 4 Pamedan.

Sejak Ramadhan pertama, ada sekitar 80 lebih pedagang membuka lapak di stand Bazar tersebut. Beraneka macam dagangan yang di jual di Bazar itu, dari makanan sampai kebutuhan lebaran. Bazar ini memang ada setiap bulan Ramadhan dan menjadi agenda tahunan. Ratusan orang datang ketempat ini untuk wisata kuliner, belanja kebutuhan lebaran, atau hanya sekedar Jalan-jalan.

Masyarakat nampak antusias untuk datang ke lokasi Bazar Ramadhan tersebut. karena selain tersedia banyak makanan dan minuman khas Ramadhan, tersedia pula pakaian murah yang bisa di beli jika masyarakat datang ke Bazar.

“Bazar ini tiap tahun mas, karena ada setiap tahun masyarakat sudah langsung mengenalnya, dan tidak asing lagi saat hari pertama puasa tempat ini dibuka. Bahkan masyarakat Tanjungpinang sangat antusias,”  ujar Vicky, salah satu pedagang.

Biasanya masyarakat kebanyakan keliling dahulu melihat-lihat makanan, sembari menanti waktu magrib berikutnya mereka hanting makanan dan keperluan sehari-hari.

Rido, salah satu seorang pengunjung mengungkapkan, pihaknya sengaja jalan-jalan bersama istri tercinta, sembari menanti adzan magrib, menurutnya Bazar Ramadhan ini sangat asyik, dan bisa menjadi tujuan masyarakat Tanjungpinang untuk ngabuburit.

“Nabuburit itu harus dibuat asyik, salah satunya adalah jalan-jalan seperti ini, tidak terasa kalau semakin mendekati magrib,” ujarnya.

Sementara itu mahasiswa UMRAH jurusan Pendidkan Bahasa dan Sastra Indonesia Dodik Sanjaya, mengatakan, Bazar ini sangat menarik seru untuk JJS (Jalan-Jalan Sore) walaupun hanya keliling memutari bazar ini dan tidak membeli apa-apa.

nah, jika bingung mau kemana sembari menunggu Adzan ke Bazar Ramadhan aja.

 

(engesti)

 

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close