Olahraga

757 Kepri Jaya Tersingkir, Persija Melaju

BATAM, Inspirasi Rakyat – Pupus sudah asa tim 757 Kepri Jaya tampil di babak berikutnya di Piala Indonesia pasca ditahan imbang Persija di leg kedua dengan skor 1-1 di Stadion Citra Mas, Batam, Kamis (31/1/2019). Karena kalah poin, Persija berhak maju ke babak berikutnya.

Sempat sama sama menekan di babak kedua, tetapi kedua kubu baik 757 Kepri Jaya dan Persija tidak dapat menambah pundi gol mereka. Hasilnya, skor 1-1 hingga peluit ditiup wasit. Skor ini sama pada babak pertama berakhir yakni 1-1. Sejak pluit babak pertama dibunyikan, tempo permainan langsung tinggi. Kedua kubu mencoba saling serang.

Disiarkan langsung disalah satu TV swasta, hingga menit ke 38 skor masih menunjukkan 0-0. Tiidak ada serangan yang sangat berarti. Upaya kedua kubu untuk terus merangsek pertahanan lawan tidak membuahkan hasil. Serangan demi serangan, umpan bola bola pendek hingga satu dua, juga tidak dapat menjebol pintu pertahan dari kedua kubu. Padahal di pertandingan pertama, begitu mudahnya Persija menjebol gawang 757 Kepri Jaya.

Tepat menit ke 41.18 l, 754 Kepri Jaya akhirnya dapat menjebol gawang Persija. Mereka mampu memanfatkan bola servis. 1-0 keunggulan buat Kepri Jaya. Tak lama di menit 44.49, kubu Persija mendapatkan tendangan bebas. posisi ideal untuk mencetak gol. Namun, tendangan Simic, striker persija membentur pagar betis karena terlalu lemah.

Ismet Sofian yang mendapatkan bola muntah didepan gawang mampu melesatkan tendangan menyilang dan akhirnya gol. 1-1 skor sementara hingga peluit babak pertama berakhir. Sebelumnya, tim kesebelasan 757 Kepri Jaya dilumat Macan Kemayoran Persija Jakarta dengan skor akhir 2-8 dalam laga yang digelar di Stadion Patriot Chandra braga, Rabu (23/1/2019) sore lalu.

Delapan gol yang bersarang didalam mistar gawang 757 menjadi modal besar Persija di leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia tersebut. Sumber : Prokepri

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close